Selasa, 17 Maret 2015

0
Tanda Tanda Kiamat Sudah Dekat

Saudaraku Seiman Yang Dirahmati Allah, Mari Kita Luangkan Sejenak Waktu Kita Untuk Menengok Betapa Rusaknya Dunia Kita Ini Dan Betapa Dunia Ini Mendekati Kiamat Dengan Bermunculannya Tanda Tanda Di Muka Bumi Ini,

Berikut Penulis Lampirkan Tanda Tanda Kiamat Dan Kerugian Meninggalkan Sholat:

1. Cewek Foto Menggunakan Pose Mengeluarkan Lidah Dari Mulutnya.
2. Perempuan Bergaul Dengan Laki Laki Dan Smpai Nyentuh Menyentuh
3. Banyak Anak Lahir Dari Hasil Perzinahan
4. Terbitnya Matahari Dari Barat Ke Timur
5. Pintu Pengampunan Akan Ditutup
6. Dab'bat Al-Ard Akan Keluar Dari Tanah & Akan Menandai Muslim Yang Sebenar Benarnya
7. Kabut Selama 40 Hari Akan Mematikan Semua Orang
8. Sebuah Kebakaran Besar Akan Menyebabkan Kerusakan
9. Banjir Di Tiap Daerah
10. Pemusnahan/Runtuhnya Ka'bah
11. Tulisan Dalam Al-Quran Akan Lenyap
12. Sangkakala Akan Ditiup Pertama Kalinya, Membuat Semua Makhluk Hidup Merasa Kaget Dan Ketakutan
13. Tiupan Sangkakala Yang Kedua Kalinya Akan Membuat Semua Makhluk Hidup Mati,
14. Dan Tiupan Sangkakala Yg Ketiga Akan Membuat Setiap Makhluk Hidup Bangkit Kembali.


Nabi MUHAMMAD SAW Telah Bersabda : “Barang Siapa Yg Mengingatkan Ini Kepada Orang Lain, Akan Ku Buatkan Tempat Di Syurga Baginya Pada Hari Penghakiman Kelak”.


Kerugian Meninggalkan Sholat :
Shubuh  : Cahaya Wajah Akan Pudar.
Dzuhur   : Berkah Pendapatan Akan Hilang.
Ashar      : Kesehatan Mulai Terganggu.
Maghrib  : Pertolongan Anak Akan Jauh Di Akhirat Nanti.
Isya         : Kedamaian Dalam Tidur Sulit Didapatkan.

Sekian Uraian Tanda Tanda Kiamat, Semoga Bermanfaat.
Devamını oku...

Rabu, 11 Maret 2015

0
Nama-Nama Setan Dan Tugasnya

Salam Saudaraku Seiman Yang Dirahmati Allah, Dalam Kesempatan Yang Berbahagia Ini Saya Mengaja Anda Untuk Mengenal Jenis Jenis Syaitan Dan Tugas Pokoknya, Agar Kita Bisa Mengalahkan Syaitan Dan Menaklukkan Dengan Mudah.



Berikut Adalah Nama Nama Syaitan Dan Tugas Tugasnya

Satu: Qafandar, Ia Adalah Tentara Iblis Yang Suka Menabuh Gitar Di Rumah2 Slama 40 Hari Sehingga Penghuni Rumah Itu Kehilangan Harga Diri Dan Kecemburuan Mereka.

Dua: Akwariya Zawal, Ia Adalah Tentara Iblis Yang Selalu Ikut Serta Dalam Hubungan Badan Setiap Anak Adam.

Tiga: Wahhar, Ia Adalah Tentara Iblis Yang Suka Mengganggu Para Mukmin Dalam Mimpi-Mimpi Mereka Serta Menimbulkan Kesedihan Dan Ketakutan Dalam Mimpi.

Empat: Tamrih, Ia Adalah Pembantu Iblis Sebagaimana Imam Jakfar As-Shadiq Menjelaskan Bahwa Iblis Memiliki Pembantu Di Malam Hari Sehingga Saking Besarnya Ia Memenuhi Antara Timur Dan Barat. Pekerjaannya Adalah Membisiki Telinga Manusia Dengan Bisikan Jahat.

Lima: Matkun, Ia Bisa Menyerupai Siapa Saja Kecuali Wajah Rosulullah Shallallohu Alaihi Wa Sallam ,Dan Menipu Manusia Melalui Cara Tersebut.

Enam: Ruhaa, Ia Adalah Jenis Jin Yang Mencegah Para Mukmin Untuk Bangun Malam Dan Mengikat 3 Ikatan Saat Seseorang Tidur Dan Mengencingi Telinga Dan Matanya.

           Rosulullah Saw Brsabda,''Setan Membuat 3 Ikatan Di Atas Kepala Setiap Orang Yg Sedang Tidur,,Pada Tiap Ikatan Ditutup Dengan Kalimat; ''Malam Masih Jauh Maka Tidurlah.'' Maka Bila Ia Terbangun Dan Berzikir Terlepaslah Ikatan Pertama,Dan Jika Berwudhu' Terlepaslah Ikatan Kedua,Dan Jika Ia Sholat Maka Terlepaslah Semua Ikatan,,Dan Bangun Di Pagi Hari Dengan Semangat,Hati Puas,Dan Lapang Dada,,Jka Tidak Maka Pagi Hari Ia Akan Pesimis Dan Malas.''(Hr.Bukhori Dan Muslim)

Tujuh: Masuth (Mathuun), Merupakan Syetan Yang Menggoda Manusia Melalui Lidah Manusia, Membuat Berita Bohong,Perkataan Yang Keji,Perkataan Yang Menyakiti Hati Manusia Lain,Perkataan Yang Merugikan Orang Lain, Fitnah Dan Lain Sebagainya, Dia (Masuth) Mengarahkan Pandangan Mata Manusia Kearah Yang Akan Membuat Manusia Melihat Sesuatu Keindahan Semu, Tubuh Lawan Jenis Maupun Sejenis, Hingga Mudah Bagi Masuth Untuk Mendorong Manusia Berkata Kata Yang Kotor, Dan Menciptakan Kekejian Dan Maksiat Melalui Lisan.

Delapan: Khanzab, Jin Pengganggu Ketika Sholat, Ia Yang Membuat Kita Lupa Raka'at Sholat Dan Sering Menggelincirkan Lidah Sehingga Salah Dalam Membaca Suatu Surat Yang Ia Hafal.

Sembilan: Haffaf, Ia Adalah Jin Yang Suka Mengganggu Manusia Di Jalan-Jalan Yang Di Anggap Angker Dan Suka Mendorong Minum-Minuman Keras.

Sepuluh: Zalitun/Zallinbur, Tentara Iblis Yang Bertugas Menggoda Penghuni Pasar Dalam Transaksi Jual Beli Dengan Menyuruh Untuk Melakukan Kedustaan, Penipuan, Memuji-Muji Barang Dagangan, Mencuri Timbangan Dan Bersumpah Palsu.

Sebelas: Tsabur, Jenis Jin/Tentara Iblis Yang Menggoda Manusia Di Saat Tertimpa Musibah Dan Menyuruhnya Untuk Mencakar-Cakar Wajah Dan Leher Mereka Sendiri, Dan Membisiki Manusia Agar Saling Bunuh.

DuaBelas: Dasim, Yakni Bila Seorang Memasuki Rumah Tanpa  Mengucapkan Salam Dan Tidak Mengingat Allah, Maka Dia Dapat Melihat Harta Kekayaan Seseorang Selama Belum Di Angkat Atau Diperbaiki Tempatnya. Bila    Seseorang Makan Dan Tidak Membaca Basmallah, Maka Dia Akan Makan Bersamanya.

      Dasim Termasuk Syetan Yang Populer Dan Seluruh Kalangan Syetan Tak Pernah Menolak Untuk Membantu nya Dalam Bertugas.

TigaBelas: Laqus, Sebagai Komandonya Menggoda Manusia Dalam Mencari Ilmu Dan Ibadah Melalui Teknologi Elektronika Agar Membuat Dan Melihat Sesuatu Yang Jelas Jelas Dilarang Oleh Agama, Karena Setiap Alat Elektronik Mengandung Zat Api Hingga Mudah Sekali Mereka Membuat Manusia Tergelincir Kedalam Kemaksiatan.

EmpatBelas: Walhan, Mencari Cari Kesempatan Lebih Cermat Menggoda Manusia Manusia Ahli Ibadah, Ulama, Ustadz, Dan Semua Manusia Yang Tingkat Kesabaran Dan Ketaqwaan Nya Tinggi

LimaBelas: Abyad, Apabila Kedua Syetan Itu Tak Mampu Menggoda Manusia Dengan Godaan Godaan Diatas, Di Karenakan Manusia Tersebut Memiliki Tingkat Ketaqwaan Yang Tinggi (Para Wali), Maka Abyad Inilah Yang Akan Turun Tangan Menggoda Manusia Setingkat Para Wali Keimanan Nya, Dengan Membiarkan Manusia Tersebut Memiliki Sebanyak Banyak Nya Pengikut Yang Memuji Nya, Dengan Mencari Pengikut Sang Taqwa Yang Lemah Iman Tapi Pintar Akal Nya, Guna Mengacaukan Fikiran Sang Taqwa, Dan Mencari Pengikut Dari Sang Taqwa Yang Hati Nya Berpenyakit Dengki Dan Tamak,Sombong Dan Keras Hati, Yang Inti Nya Sang Taqwa Akan Di Serang Dan Di Goda Melalui Pengikut Nya Sendiri,Hingga Sang Taqwa Merasa Tidak Mampu Untuk Meluruskan Pengikut Nya Tersebut, Hingga Abyad Dapat Mencampurkan Kemusyrikan Dalam Ibadah Sang Taqwa Secara Halus Dan Sangat Samar. Intinya Mereka Yang Memiliki Tingkat Ketaqwaan Yang Tinggi Harus Berupaya Sungguh Sungguh Agar Selamat Dari Godaan Syetan Abyad.

EnamBelas: Awar, Yaitu Yang Menggoda Kaum Laki Laki Dengan Menghangatkan Kelamin Dengan Tiupannya, Hingga Mendorong Untuk Berzina, Dan Sebaliknya Bagi Yang Telah Menikah Secara Syariyyah, Wanita Yang Bukan Muhrim Akan Di Tambah Kehangatan Nya Dari Pada Istri Yang Syah Menurut Hukum Syar’i.

TujuBelas: Watsin, Yang Merusak Hati Dan Akal Hingga Rusak Akhlak Dan Iman, Karena Ia Dan Kelompoknya Menggoda Bagi Manusia Yang Tengah Di Timpa Musibah


Dalam Kelompok Ini Ada Juga Yang Bernama Tabbarun, dia (Tabbarun) Akan Membuat Manusia Yang Kena Musibah Yang Telah Rusak Akal Dan Iman Nya, Menganggap Teriakan Dan Tangisan Meratapi Musibah, Memukul Mukul Pipi Atau Lain Sebagainya Adalah Sesuatu Yang Indah Pada Saat Terkena Musibah, Maka Gelaplah Hati Dan Akal Hingga Tak Jarang Manusia Mengambil Keputusan Yang Sangat Merugikan Dirinya Dan Binasa Tanpa Membawa Bekal Iman Sama Sekali. Dan Celakanya, Musibah Hanya Bagaikan Tontonan Dan Cerita Pendek Yang Mudah Dilupakan Tanpa Mengambil Hikmah, Yang Pada Akhirnya Tak Jarang Musibah Berulang Dengan Kejadian Yang Sama.

DelapanBelas: Awan, Yang Merupakan Penggoda Untuk Para Penguasa Agar Menjadi Dzolim Dan Kawan Setianya Mendzolimi Manusia, Dengan Mentalbiskan Sesuatu Yang Haq Dengan Kebatilan, Sehingga Kebatilan Menjadi Sesuatu Yang Lumrah Dan Wajar,Sehingga Korupsi Bertebaran Di Setiap Manusia Yang Memiliki Kekuasaan.

Berikut Penjelasan Dari Tugas Syaitan, Sesungguhnya Syaitan Adalah Musuh Yang Nyata Bagi Kaum Mukminin, Semoga Allah Senantiasa Melindungi Kita Semua Dari Godaan Syaitan Yang Terkutuk,


Semoga Bermanfaat.
Devamını oku...

Senin, 09 Maret 2015

0
15 Sifat Manusia Dalam Al-Qur'an

Saudaraku Seiman Yang Dirahmati Allah, Tidak Ada Salahnya Meluangkan Waktu Untuk Menelusuri Firman Allah Dalam Al-Quran Tentang Makhluk Yang Bernama Manusia,
Berikut Sifat Manusia Yang Di-nas Dalam Al-Quran.

Manusia Itu LEMAH
“Allah Hendak Memberikan Keringanan Kepadamu Dan Manusia Dijadikan Bersifat Lemah”
(Q.S. Annisa; 28)

Manusia Itu GAMPANG TERPERDAYA
“Hai Manusia, Apakah Yang Telah Memperdayakan Kamu (Berbuat Durhaka) Terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah”
(Q.S Al-Infithar : 6)

Manusia Itu LALAI
“Bermegah-Megah­An Telah Melalaikan Kamu”
(Q.S At-Takaatsur 1)

Manusia Itu PENAKUT / GAMPANG KHAWATIR
“Dan Sungguh Akan Kami Berikan Cobaan Kepadamu, Dengan Sedikit Ketakutan, Kelaparan, Kekurangan Harta, Jiwa Dan Buah-Buahan. Dan Berikanlah Berita Gembira Kepada Orang-Orang Yang Sabar.”
(Q.S Al-Baqarah 155)

Manusia Itu BERSEDIH HATI
“Sesungguhnya Orang-Orang Mukmin, Orang-Orang Yahudi, Orang-Orang Nasrani Dan Orang-Orang Shabiin , Siapa Saja Diantara Mereka Yang Benar-Benar Beriman Kepada Allah , Hari Kemudian Dan Beramal Saleh, Mereka Akan Menerima Pahala Dari Tuhan Mereka, Tidak Ada Kekhawatiran Kepada Mereka, Dan Tidak (Pula) Mereka Bersedih Hati”
(Q.S Al-Baqarah : 62)

Manusia Itu TERGESA-GESA
"Dan Manusia Mendoa Untuk Kejahatan Sebagaimana Ia Mendoa Untuk Kebaikan. Dan Adalah Manusia Bersifat Tergesa-Gesa."
(Al-Isra’ 11)

Manusia Itu SUKA MEMBANTAH
“Dia Telah Menciptakan Manusia Dari Mani, Tiba-Tiba Ia Menjadi Pembantah Yang Nyata.”
(Q.S. An-Nahl 4)

Manusia Itu SUKA BERLEBIH-LEBIHA­N
“Dan Apabila Manusia Ditimpa Bahaya Dia Berdoa Kepada Kami Dalam Keadaan Berbaring, Duduk Atau Berdiri, Tetapi Setelah Kami Hilangkan Bahaya Itu Daripadanya, Dia (Kembali) Melalui (Jalannya Yang Sesat), Seolah-Olah Dia Tidak Pernah Berdoa Kepada Kami Untuk (Menghilangkan)­ Bahaya Yang Telah Menimpanya. Begitulah Orang-Orang Yang Melampaui Batas Itu Memandang Baik Apa Yang Selalu Mereka Kerjakan.”
(Q.S Yunus : 12)
“Ketahuilah! Sesungguhnya Manusia Benar-Benar Melampaui Batas”
(Q.S Al-Alaq : 6)

Manusia Itu PELUPA





“Dan Apabila Manusia Itu Ditimpa Kemudharatan, Dia Memohon (Pertolongan) Kepada Tuhannya Dengan Kembali Kepada-Nya; Kemudian Apabila Tuhan Memberikan Nikmat-Nya Kepadanya Lupalah Dia Akan Kemudharatan Yang Pernah Dia Berdoa (Kepada Allah) Untuk (Menghilangkann­Ya) Sebelum Itu, Dan Dia Mengada-Adakan Sekutu-Sekutu Bagi Allah Untuk Menyesatkan (Manusia) Dari Jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-Sena­Nglah Dengan Kekafiranmu Itu Sementara Waktu; Sesungguhnya Kamu Termasuk Penghuni Neraka.”
(Q.S Az-Zumar : 8 )

Manusia Itu SUKA BERKELUH-KESAH
“Apabila Ia Ditimpa Kesusahan Ia Berkeluh Kesah”
(Q.S Al Ma’arij : 20)
“Manusia Tidak Jemu Memohon Kebaikan, Dan Jika Mereka Ditimpa Malapetaka Dia Menjadi Putus Asa Lagi Putus Harapan.”
(Q.S Al-Fushshilat : 20)
“Dan Apabila Kami Berikan Kesenangan Kepada Manusia Niscaya Berpalinglah Dia; Dan Membelakang Dengan Sikap Yang Sombong; Dan Apabila Dia Ditimpa Kesusahan Niscaya Dia Berputus Asa”
(Al-Isra’ 83)

Manusia Itu KIKIR
“Katakanlah: “Kalau Seandainya Kamu Menguasai Perbendaharaan-­Perbendaharaan Rahmat Tuhanku, Niscaya Perbendaharaan Itu Kamu Tahan, Karena Takut Membelanjakanny­A.” Dan Adalah Manusia Itu Sangat Kikir.”
(Q.S. Al-Isra’ : 100)

Manusia Itu SUKA MENGKUFURI NIKMAT
"Dan Mereka Menjadikan Sebahagian Dari Hamba-Hamba-Nya­ Sebagai Bahagian Daripada-Nya. Sesungguhnya Manusia Itu Benar-Benar Pengingkar Yang Nyata (Terhadap Rahmat Allah)."
(Q.S. Az-Zukhruf : 15)
"Sesungguhnya Manusia Itu Sangat Ingkar, Tidak Berterima Kasih Kepada Tuhannya,"
(Q.S. Al-’Aadiyaat : 6)

Manusia Itu DZALIM Dan BODOH
“Sesungguhnya Kami Telah Mengemukakan Amanat [1233] Kepada Langit, Bumi Dan Gunung-Gunung, Maka Semuanya Enggan Untuk Memikul Amanat Itu Dan Mereka Khawatir Akan Mengkhianatinya­, Dan Dipikullah Amanat Itu Oleh Manusia. Sesungguhnya Manusia Itu Amat Zalim Dan Amat Bodoh,”
(Q.S Al-Ahzab : 72)

Manusia Itu SUKA MENURUTI PRASANGKANYA
“Dan Kebanyakan Mereka Tidak Mengikuti Kecuali Persangkaan Saja. Sesungguhnya Persangkaan Itu Tidak Sedikitpun Berguna Untuk Mencapai Kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Apa Yang Mereka Kerjakan.”
(Q.S Yunus 36)

Manusia Itu SUKA BERANGAN-ANGAN
“Orang-Orang Munafik Itu Memanggil Mereka (Orang-Orang Mukmin) Seraya Berkata: “Bukankah Kami Dahulu Bersama-Sama Dengan Kamu?” Mereka Menjawab: “Benar, Tetapi Kamu Mencelakakan Dirimu Sendiri Dan Menunggu (Kehancuran Kami) Dan Kamu Ragu- Ragu Serta Ditipu Oleh Angan-Angan Kosong Sehingga Datanglah Ketetapan Allah;Dan Kamu Telah Ditipu Terhadap Allah Oleh (Syaitan) Yang Amat Penipu.”
(Q.S Al Hadid 72)

Semoga Kita Dijauhkan Dari Sifat Yang Merugikan.
Amieennn....!!!!
Devamını oku...

Rabu, 25 Februari 2015

0
Hikmah Memelihara Jenggot

Assalamualaikum Saudaraku Seiman Yang Dirahmati Allah,Di Antara Pembaca Yang Budiman, Adakah Yang Sengaja Memelihara Jenggot? Jika Iya Anda Harus Bahagia Dan Bersyukur Karena Allah Menganugrahkan Anda Amalan Yang Tidak Pernah Putus Walau Disaat Anda Tidur Sekalipun.



Karena Jenggot Adalah Sunah Rosul Yang Selain Anjuran Dari Agama, Ternyata Jenggot Juga Memiliki Rahasia,Tapi Bagi Penulis Lebih Diartikan Sebuah Hikmah.
Diantara Rahasia Atau Hikmah Jenggot Itu Sendiri Adalah:

1.         Menjadi Pelembap Alami

Anda Tidak Perlu Khawatir Tentang Kulit Kering. Rambut Menghindari Angin Dan Udara Dingin Dari Bagian Wajah Yang Tertutupi, Sehingga Dapat Membantu Menghindari Kekeringan. Kelenjar Minyak Sebaceous Juga Membantu Menjaga Kulit Lembap Saat Anda Memelihara Jenggot.

2.         Membuat Awet Muda

Jenggot Secara Penampilan Dapat Membuat Wajah Terlihat Lebih Tua, Namun Sebenarnya Jenggot Dapat Menghindari Penuaan Kulit, Dengan Sedikitnya Paparan Sinar Matahari Yang Didapatkan Wajah, Anda Benar-Benar Dapat Terus Terlihat Lebih Muda.

3.         Mencegah Infeksi

Kebiasan Sering Mencukur Jenggot Bisa Menyebabkan Infeksi Kulit Dan Bintik-Bintik Muncul , Dr. Martin Wade, Seorang Konsultan Dermatologis Skin And Hair Clinic. London, Menyebutkan “Hal Yang Bisa Menyebabkan Kemerahan Akibat Pisau Cukur, Rambut Yang Tidak Tumbuh Dan Kondisi Seperti Folliculitis, Jadi Pria Mendapatkan Keuntungan Dari Memelihara Jenggot.

4.         Mencegah Kanker Kulit

Sebuah Penelitian Terbaru Yang Dilakukan Di University Of Southern Queensland Menunjukkan Bahwa 95 Persen Paparan Sinar UV Dari Matahari Ke Daerah Wajah, Hal Itu Dapat Diblokir Oleh Jenggot. Orang Yang Memiliki Jenggot Lebih Rendah Terpapar Sinar UV Yang Membahayakan.


Rambut Wajah Sebenarnya Dapat Membantu Tubuh Dengan Bekerja Sebagai Filter Dan Mencegah Alergen Menetap Di Kulit Berambut. Hal Ini Tidak Jauh Berbeda Dengan Fungsi Rambut Hidung.


Jenggot Dapat Membuat Wajah Anda Lebih Hangat Daripada Saat Tidak Memelihara Jenggot Atau Biasa Orang Sebut Berewok Atau Jenggot Lebat. Seperti Yang Di Ungkapkan Carol Walker. “Rambut Adalah Insulator Yang Menjaga Anda Tetap Hangat. Jenggot Yang Panjang Dan Penuh Bisa Menahan Udara Dingin Dan Meningkatkan Temperatur Di Sekitar Leher , Jadi Saat Masuk Musim Hujan Nanti, Tidak Perlu Khawatir Dengan Suhu Rendah Yang Mungkin Juga Dapat Menyebabkan Penyakit.

Maka Berbanggalah Anda Saudaraku Yang Memelihara Jenggot, Karena Sungguh Besar Hikmah Dan Pahala Yang Allah Janjikan Kepada Mereka Yang Memelihara Jenggot.

Devamını oku...

Sabtu, 21 Februari 2015

0
Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran

Assalamualaikum Saudaraku Seiman Yang Dirahmati Allah, Senang Sekali Rasanya Bisa Kembali Meng Upload File- File PDF Yang Penulis Share Di Kolom Skripsi.
Bentuk PDF Makalah Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Sengaja Di Buat PDF Untuk Memudahkan Anda Dalam Mengkaji Makalah- Makalah Yang Penulis Share Di Kolom Skripsi.

Jika Ada Dari Para Pengunjung Yang Ingin Reques Makalah Ataupun Skripsi Keagamaan Silahkan Klik Disini




Devamını oku...

0
Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran

MAKALAH
Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teknik Penulisan Karya Ilmiyah Populer
Dosen Pengampu :
Drs. Ahmad, MM






Di Susun Oleh : Ahmad
Nim : 123456


UNIVERSITAS
ISLAM NAHDLATUL ULAMA (UNISNU)
TAHUNAN JEPARA 2013





PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah

 Salah satu pertanggung jawaban sekolah terhadap masyarakat adalah tentang kemampuan yang dimiliki siswa. Pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang secara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu.
Pertama, dalam proses pembelajaran melibatkan proses berfikir. Kedua, dalam proses pembelajaran membangun suasana dialogis dan proses tanya jawab terus menerus yang diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berfikir siswa, yang pada gilirannya kemampuan berfikir itu dapat membantu siswa untuk memperoleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri. Untuk mengetahui kemampuan yang dicapai siswa perlu dilakukan evaluasi
Kegiatan penilaian dilakukan melalui pengukuran atau pengujian terhadap siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dalam satu unit tertentu. Untuk memperoleh informasi yang akurat penilaian harus dilakukan secara sistematik dengan menggunakan prinsip penilaian. Prinsip penilaian yang penting adalah akurat, ekonomis, dan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Akurat berarti hasil penilaian mengandung kesalahan sekecil mungkin. Ekonomis berarti sistem penilaian mudah dilakukan dan murah. 
Sistem yang digunakan harus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, sistem penilaian yang baik akan mendorong sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sistem penilaian yang digunakan disetiap lembaga pendidikan harus mampu memberi informasi yang akurat, mendorong peserta didik belajar, memotivasi tenaga pendidik mengajar, meningkatkan kinerja lembaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya masyarakat, bangsa dan negara. 
Dari definisi di atas, tampak bahwa dalam pendidikan ada sasaran yang ingin dicapai, yang mana sasaran tersebut hanya dapat dicapai melalui proses belajar mengajar.
Pada hakekatnya pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungan, sehingga terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik. Dalam interaksi tersebut banyak sekali faktor yang mempengaruhinya. Dalam pembelajaran, tugas guru yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi peserta didik.












PEMBAHASAN

Pekerja mengevaluasi ada prosedur sendiri, meskipun perlu untuk ditekankan, bahwa pekerjaan mengevaluasi itu lebih tepat untuk dipandang sebagai suatu proses yang kontinu, suatu kontinu proses yang tidak terputus – putus, tetapi ada gunanya juga mengetahui prosedur apa sajakah yang merupakan titik – titik penghubung dari proses yang bersifat kontinu .
Prosedur evaluasi memiliki langkah – langkah pokok yang dapat diganti dengan kata taraf. Sehingga proses evaluasi dapat dibagi menjadi tiga taraf yaitu:
  • Taraf persiapan,
  • Taraf pelaksanaan dan
  • Taraf pengobatan.

Perincian langkah – langkah pokok yang harus diperhatikan dalam melakukan evaluasi yaitu sebagai berikut :

  1. Langkah Perencanaan (Termasuk Atau Tidak Termasuk Perumusan Kriterium, Bergantung Keadaan)

Untuk memperoleh pembahasan yang agak hidup marilah kita gunakan hipotesis sebagai titik tolak, atau frane of reference dan untuk menyederhanakan sajian yang akan disajikan.
Apa sajakah yang perlu dilakukan sebagai persiapan untuk mengusahakan adanya evaluasi yang sebaik mungkin. Evaluasi yang sebaik mungkindimaksudkan dalam situasi yang khusus evaluasi itu betul-betul dapat dipahami secara pasif literature dalam vak-vak pendidikan.
Agar dapat memahmi bacan-bacaan vak dalam taraf perencanaan ini dapat diperhatikan dalam membuat soal berikut contoh soal yang baik:…
  1. Soal pertama         : merumuskan kriterium yang akan kita pergunakan untuk menyusun kriterium yang lebih jelas dan terperinci.
  2. Soal dua                : merencakan soal-soal yang berhubungan dengan pertanyaan bentuk evaluasi yang akan dipergunakan kemudian.
  3. Soal ketiga            : mengambil keputusan yang memiliki gambaran yang cukup jelas. Misalnya dalam fase pertama menekankan pertumbuhan dalam penguasaan istilah-istilah dasar seperti: education, instruksion, growth, learning, developmental test, dsb.
Dari seluruh uraian yang disajikan tentang soal-soal yang perlu dilaksanakan dalam taraf perencanaan , jelas kiranya maksud yang terkandung dalam kalimat yang disebutkan diatas, bahwa sukses atau tidaknya suatu evaluasi pada hakikatnya turut menentukan baik tidaknya perencanaan.

  1. Langkah Pengumpulan Data
Soal pertama yang kita hadapi untuk menyelesaikan langkah ini ialahmenentuan data apa sajakah yang kita butuhkan untuk melakukan tugs evaluasi yang kita hadapi dengan baik.
Melakukan perincian aspek – aspek yang merupakan suatu petunjuk untuk menentukan data yang akan digunakan untuk evaluasi .
Selanjutnya memilih alat yag akan dipergunakan. Namun di Indonesia alat – alatnya telah distandarisasikan maka biasanya ini merupakan soal penyusunan atau kontruksi.

  1. Langkah Perifikasi Data
         Secara sepintas telah dibahas bahwa dalam pengumpulan data harus disaring terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut. Data yang membutuhkan verifikasi adalah data yang kita terima dari pihak lain mengenai orang yang sedang dievaluasi jadi bukan data yang kita peroleh sebagai hasil observasi.

  1. langkah Pengolahan Data
         Langkah pengolahan data dilakukan untuk memberikan “makna” terhadap data yang ada pada kita. Macam-macam jenis pengolahan yang dapat dilihat bahwa ada beberapa macam jenis  pengolahan yang dapat dilakukan terhadap sekumpulan data .Pengolahan yang  kita hadapi sekarang sebagai seorang evaluator  adalah menentukan pengolahan mana sajakah yang harus kita lakukan  terhadap sekumpulan data pada sat tertentu.. Fungsi pengolahan data dalam proses evaluasi yang perlu disadari bahwa untuk memperoleh gambaran yang lengkap  tentang diri seorang yang sedang di evaluasi adalah langkah pengolahan data.

  1. Langkah Penafsiran Data
         Kalau kita melakukan  suatu pengolahan terhadap sekumpulan suatu pengolahan terhadap sekumpulan data,dengan sendirinya akan memperoleh “tafsir” makna dat yang kita hadapi. Pembagian proses langkah-langkah tertentu ini dilakukan untuk sekedar memperioleh gambaran lebih jelas mengenai sistematis pekerjaan evaluasi.

  1. Langkah  Meningkatkan Daya Serap Peserta Didik
Hasil  pengukuran memiliki fungsi utama untuk memeperbaiki tingkat penguasaan peserta didik . Hasil pengukuran secara umum dapat membantu ,memperjelas tujuan instraksional,menentukan kebutuhan peserta didik , dan menentukan keberhasilan peserta dalam proses pembelajaran.

·         Memperjelas Tujuan Intruksional
Dalam satuan pelajaran tidak perlu dituliskan semua tujuan instruksional yang ingin dikembangkan tetapi dipilih yang pokok dan yang penting saja
·         Penilaian Awal Yang Menetukan Kebutuhan Peserta Didik

Tes awal digunakan sebagai pelengkap atas catatan kemjuan yang diterima dari sekolah,atau sumber yang dapat digunkan untuk merancang program yangb sesuai dengan kemepuan peserta didik.

·         Memonitor Kemajuan Peserta Didik
Monitoring kemjuan peserta didik selam proses pembelajaran bertujuan untuk mengarahkan peserta didik pada jalur yang membawa hasil-hasil belajar yang maksimal. Monitoring dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus.

  1.  Laporan Hasil Penelitian
         Laporan merupakan bukti sejauh mana tujuan pendidikan yang diharapkan oleh anggota masyarakat,khususnya orangtua peserta didik dapat tercapai.
·         Laporan kemajuan umum
Ø  Berbentuk fisik,dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti pameran dan pertandingan pameran diisi dengan:
o   menunjukan karya ilmiah, misalnya : laporan kunjungan
tempat,laporan pekerjaan laboratorium,laporan penemuan baru.
o   Menunjukan karya seni, seni lukis,seni tari,seni drama,seni hasil
karya bengkel.
Ø  Berbentuk media, laporan dalam bentuk media cetak maupun media elektronika.
·         Laporan kemajuan khusus
Bersifat pribadi.laporan ditunjukan khusus untuk orangtua peserta didik .Laporan disampaikan melalui:
Ø  Pertemuan dengan orangtua peserta didik
Dengan adanya pertemuan tatap muka ,kedua belah pihak akan membagi informasi tenteng peserta didik.Sehingga masalah yang dihadapi di sekpolah maupun dirumah bias dicari jalan keluarnya demi keberhasilan peserta didik.
Ø  Buku laporan kemajuan atau buku rapor
Dalam buku rapor mencakup hasil kegiatan individu  yang menyangkut penembangan kogintif (proses berpikir), psikomotorik (ketrampilan),dan afektif(apresiasi,kreatifitas,ketelitian,kerjasama,kecermatan, dan sebagainya).

3.      Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran
Praktek pelaksanaan  evaluasi pembelajara dapat diselenggarakan dengan cara :

ü  Tes tertulis
ü  Tes lisan
ü  Tes perbuatan
 Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran yaitu :

1.      Langkah Perencanaan
Tidak akan berlebihan kiranya kalau diketahui di sini bahwa, sukses yang akan dapat dicapai oleh suatu program evaluasi telah turut ditentukan oleh memadai atau tidaknya langkah-langkah yang dilaksanakan dalam perencanaan ini. Sukses atau tidaknya suatu program evaluasi pada hakikatnya turut menentukan oleh baik tidaknya perencanaan. Makin sempurna kita melakukan langkah pokok perencanaan ini makin sedikitlah kesulitan-kesulitan yang akan kita jumpai dalam melaksanakan langkah-langkah berikutnya.

2.      Langkah pengumpulan data
Soal pertama yang kita hadapi dalam melakukan langkah ini ialah menentukandata apa saja yang kita butuhkan untuk melakukan tugas evaluasi yang kita butuhkan untuk melakukan tugas evaluasi yang kita hadapi dengan baik. Kalau kita rangkumkan kembali uraiannya maka kita dapat jalan pikiran yaitu rumusan tentang tugas kita sebagai seorang pengajar dalam suatu usaha pendidikan menghasilkan ketentuan-ketentuan tentang tujuan yang harus kita capai dengan materi yang kita ajarkan.

3.      Langkah penelitian data
Data yang telah terkumpul harus disaring lebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut, proses penyaringan ini kita sebut penelitian data atau verifikasi data dan maksudnya ialah untuk memisahkan data yang “baik” yang akan dapat memperjelas gambaran yang akan kita peroleh mengenai individu yang sedang kita evaluasi, dari data yang kurang baik yang hanya akan merusak atau mengaburkan gambaran yang akan kita peroleh apa bila turut kita olah juga. Oleh karna itu  kita selalu menyadari baik buruknya setiap data yang kita pergunakan untuk memperoleh data langsung dari orang yang bersangkutan oleh karena itu dalam evaluasi yang baik, kkita selalu berusaha untuk hanya mempergunakan alat-alat yang sebaik-baiknya yang tersedia bagi kita.

4.      Langkah-langkah pengolahan data
Langkah pengolahan data dilakukan untuk memberikan “makna” terhadap data yang pada kita. Jadi hal ini berarti bakwa tanpa kita olah, dan diatur lebih dulu data itu sebenarnya tidak dapat menceritakan suatu apapun kepada kita. Sering sekali seorang memiliki data yang cukup lengkap tentang seorang murid atau sekelompok murid yang sedang dievalusinya tetapi karena ia kurang pandai mengolah data yang dimilikinya tadi tidak banyaklah arti atau makna yang dapat dikeluarkannya dari datanya. Fungsi pengolahan data dalam proses evaluasi yang perlu disadari benar-benar pada tarafmemperoleh gambaran yang selengkap-lengkapnya tentang diri orang yang sedang di evaluasi.

5.      Langkah penafsiran data
Kalau kita perhatikan segenap uraian yang telah di sajikan mengenai langkah data tadi akan segera tampak pada kita bahwa memisahkan langkah penafsiran dari langkah pengolahan sebenarnya merupakan suatu pemisahan yang terlalu dibuat-buat. Memang dalam praktek kedua langkah ini tidak dipisah-pisahkan kalau kita melakukan suatu pengolahan terhadap sekumpulan data, dengan sendirinya kita akan memperoleh “tafsir” makna data yang kita hadapi.

6.      Langkah meningkatkan daya serap peserta didik
Hasil pemikiran memiliki fungsi utama untuk memperbaiki tingkat penguasaan peserta didik. Hasil pengukuran secara umum dapat dikatakan bisa membantu, memperjelas tujuan instruksional, menentukan kebutuhan peserta didik, dan menentukan keberhasilan peserta didik dalam suatu proses pembelajaran.

7.      Laporan hasil penelitian
Pada akhir penggal waktu proses pembelajaran, antara lain akhir catur wulan, akhir semester, akhir tahun ajaran, akhir jenjang per sekolahan, diperlukan suatu laporan kemajuan peserta didik, yang selanjutnya merupakan laporan kemajuan sekolah. Laporan ini akan memberikan bukti sejauh mana pendidikan yang diharapkan oleh anggota masyarakat khususnya orang tua peserta didik dapat tercapai.



Daftar Pustaka

1.      Sudijono Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Penerbit Rajawali Pers, Jakarta.
2.      Purwanto,Muhammad Ngalim. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Penerbit Rosda.2009.
3.      Arikunto, Suharsimi. dasar-dasar evaluasi pendidikan, penerbit Bumi Aksara.jakarta.2009.
4.      Daryanto. evaluasi pendidikan, penerbit Rineka cipta,2008.
Devamını oku...